Dunia Mitologi Tiongkok

Biasanya, gamer membayangkan bahwa game MMORPG yang sekarang ber edar di tanah air mempunyai konsep yang tidak jauh berbeda satu sama lain. Hal tersebut mungkin sama saat mendengar Clash of Gods. Publisher Qeon Interactive melihat bahwa pasar game online Indonesia terus berkembang. Oleh karena itu, tahun ini pun mereka kem- bali meramaikan pasar tersebut dengan meluncurkan game MMORPG terbaru berjudul Clash of Gods. Biasanya, sebelum mencoba, gamer dapat membayangkan bahwa game MMORPG yang tersedia di tanah air mempunyai konsep yang tidak jauh berbeda. Perbedaan yang paling terlihat adalah dari segi cerita dan grafisnya saja. Benarkah game ini tidak memiliki keistimewaan apapun?.

Masih tahap beta Sampai tulisan ini dimuat, Clash of Gods Indonesia masih berada dalam tahap beta. Artinya, masih banyak sekali kekurangankekurangan yang terlihat dan pastinya harus diperbaiki saat sudah dirilis secara penuh nanti. Kekurangan pertama yang terlihat adalah bentuk installer yang belum dirapihkan, dengan kata lain pemain tidak perlu menginstallnya, cukup dengan mengunduh data dari situs resmi Clash of Gods Indonesia, memindahkan semua data tersebut ke harddisk, lalu jalankan.

Dunia fantasi yang ditawarkan Clash of Gods tidak terlepas dari mitologi Tiongkok. Pemain akan dihadapkan dengan dewa-dewi yang selalu muncul dalam cerita rakyat Tiongkok, seperti Nu Wad an Pan Gu. Cerita fantasi dari Tiongkok biasanya identik perguruan silat. Dalam game ini, perguruan silat itu diibaratkan kelompok ksatria yang terbagi ke dalam empat kelas, dan nantinya dapat dipilih pemain untuk memulai permainan, yaitu Shaman, Nightblade, Destroyer, Spell Sword. Keistimewaan dari pilihan kelas ini adalah pemain dapat memilih gender. Dengan keahliannya masing-masing, keempat kelompok tersebut akan bersaing untuk menguasai dunia.

Namun, ada iblis yang memanfaatkan persaingan mereka dan menyerang dari belakang dengan tujuan yang sama. Dukungan HDR Jika berbicara mengenai grafis, Clash of Gods menawarkan tampilan visual yang mumpuni. Tanpa membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi, game ini mempunyai detail lingkungan yang sangat baik untuk kategori game MMORPG, bahkan telah mendukung feature HDR (High Dynamic Range). Pemain dapat melihat pemandangan yang memukau saat menaiki hewan mitologi seperti Phoenix.

Desain karakter yang ditawarkan cukup unik, karakter dengan pakaian khas orang Tiongkok zaman dahulu mengingatkan kita pada murid sebuah perguruan silat. Ada juga desain pakaian yang terlalu fantasi, pemain dapat mengatur tampilannya saat mengakses profil karakter. Levelling menjadi salah satu feature yang cukup membuat gamer ketagihan memainkannya. Pendapat ini CHIP buktikan ketika saat pertama kali memainkannya, karakter kelas Spell Sword yang digunakan telah mencapai level 15 hanya dalam waktu 30 menit. Gamer cukup mengikuti cerita pada misi utama, tidak perlu berburu monster secara mandiri untuk naik level lebih cepat. Selain itu, item-item yang didapatkan setelah menjalankan misi ini sangat berguna untuk perkembangan karakter.