Categories
Uncategorized

Sony Boyong Android Terjangkau untuk Anak Muda

Dikutip dari Situs Gigapurbalingga – Sempat diterpa isu kurang menyenangkan yang memberitakan bahwa Sony akan menjual divisi Xperianya, namun Sony justru mantap menunjukkan eksistensinya dengan merilis smartphone Android untuk anak muda. Xperia E4 kini sudah tersedia di Indonesia. Ditawarkan dengan harga Rp 1.999.000, ponsel ini menawarkan masa pakai baterai yang diklaim bisa bertahan selama dua hari dengan baterai berkapasitas 2300mAh. Dari segi tampilan, ponsel ini hadir dengan rancangan berbeda dengan menawarkan ponsel yang tak lagi kotak, tapi dengan sudut lebih membulat.

Meski tetap mempertahankan desain omnibalance-nya. Untuk mengoptimalkan penggunaan baterai gunakan mode Battery STAMINA atau mode Ultra STAMINA yang diklaim bisa menjaga ponsel untuk berjalan pada fungsi intinya selama seminggu. Ponsel ini menggunakan prosesor Quad-core 1.3 GHz dan RAM 1GB dengan ROM 8GB. Layar 5 inchi qHD (540×960 pixel) sudah dilengkapi dengan panel IPS yang membuat layarnya nyaman dipandang dari sudut manapun. Untuk kamera, Xperia E4 dilengkapi dengan kamera belakang 5MP dan 2MP. Dengan kamera ini, Sony mengunggulkan E4 sebagai ponsel untuk anak muda yang gemar selfie. Diklaim pula hasil foto selfie akan memiliki kualitas yang baik. Untuk mendukung fungsi hiburan, Xperia E4 dilengkapi dengan Sony PartyShare yang memungkinkan berbagi musik melalui Wi-Fi Direct. PartyShare juga bisa digunakan untuk berbagi foto. PartyShare tersedia di Play Store dan kompatibel dengan Android versi Kitkat.

Categories
News

Pencucian Uang, Najib Razak Terancam 15 Tahun Bui

KUALA LUMPUR — Bekas Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mendapat dakwaan tambahan dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana negara, 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Dalam persidangan di Pengadilan Tinggi, kemarin, Najib didakwa dengan tiga tuduhan pencucian dana sebesar 42 juta ringgit (sekitar Rp 150 miliar) dari SRC International, bekas unit usaha 1MDB, ke rekening bank pribadinya. Seperti dilansir Free Malaysia Today, menurut dakwaan terbaru, Najib diduga menerima transfer dana sebesar 27 juta ringgit (sekitar Rp 94 miliar) pada 24-29 Desember 2014. Dalam periode yang sama, dia juga menerima 5 juta ringgit (sekitar Rp 17 miliar) dan 10 juta ringgit (kurang-lebih Rp 35 miliar) pada 10 Februari 2015 hingga 2 Maret 2015. Jika terbukti bersalah, berdasarkan Pasal 4 ayat (1) Anti-Pencucian Uang, Pendanaan Anti-Terorisme, dan Hasil dari Kegiatan yang Melanggar Hukum, Najib, 64 tahun, diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. Najib juga bisa dikenai denda maksimal lima kali uang ilegal yang diterimanya.

Wakil jaksa penuntut umum Hanafiah Zakaria mengajukan dakwaan baru dengan tiga tuduhan pencucian uang. Sebelumnya, saat diajukan ke pengadilan pada awal Juli lalu, Najib dituduh dengan empat tuntutan, yakni tiga tuntutan pidana dan satu tuntutan penyalahgunaan wewenang. Semua tuduhan itu berkaitan dengan perannya dalam kasus megakorupsi 1MDB. Dalam persidangan pada Juli lalu, Najib tidak ditahan karena mengajukan uang jaminan 1 juta ringgit (Rp 3,5 miliar). Mengenakan setelan abu-abu, Najib tampak tenang ketika tiga tuduhan pencucian uang dibacakan di Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur. Najib tiba di pengadilan didampingi anak-anaknya dalam iringiringan empat mobil. Dia tidak banyak berkomentar. Seusai sidang, Najib mengatakan tidak bersalah atas tiga dakwaan, pelanggaran kriminal, serta satu tuduhan atas penyalahgunaan kekuasaan yang ditujukan kepadanya pada bulan lalu. Adapun Shafee Abdullah, pengacara Najib, meminta pengadilan mengeluarkan gag-order. Gag-order atau perintah pembungkaman merupakan permintaan perintah pengadilan yang menyatakan suatu kasus untuk sementara tidak dapat didiskusikan di depan publik. Shafee berpendapat, salah satu cara menetapkan gag-order terhadap adanya komentar atau prasangka terhadap terdakwa di depan publik adalah dengan menunda dimulainya persidangan. Hakim Pengadilan Tinggi Mohamad Nazlan Mohd Ghazali mengatakan keputusan untuk menentukan jadwal sidang dan permintaan gag-order akan dibahas dalam persidangan pada Jumat mendatang.

Hakim juga akan menetapkan tanggal persidangan untuk kasus ini. Di luar persidangan, Shafee berkukuh kliennya tidak bersalah. “Saat kasus ini terjadi, SRC tidak lagi menjadi bagian dari 1MDB. Menurut dia, SRC, yang dibuat pada 2011 oleh pemerintah Najib, bertujuan mengejar investasi luar negeri dalam sumber daya energi yang menjadi unit usaha 1MDB hingga dipindah ke Kementerian Keuangan pada 2012. “Jadi, itu tidak ada hubungannya dengan 1MDB,” ujar dia

Categories
News

Semua Negara Bagian di Australia Alami Kekeringan

NEW SOUTH WALES — Otoritas Australia menyatakan Negara Bagian New South Wales terkena dampak kekeringan hampir 100 persen akibat cuaca yang sangat kering pada periode Juni dan Juli lalu. Banyak petani yang gagal panen. Pasokan air dan pakan ternak juga semakin terbatas. ”Tidak ada orang di negara bagian yang tidak berharap melihat hujan bagi petani dan komunitas regional kami,” ujar Menteri New South Wales untuk industri primer, Niall Blair, kemarin. Pemerintah negara bagian dan federal menyediakan anggaran US$ 430 juta (sekitar Rp 6,2 triliun) sebagai dana bantuan darurat. New South Wales, negara bagian Australia yang terpadat penduduknya, merupakan kawasan penghasil seperempat pertanian untuk Australia. Menurut Biro Meteorologi, kawasan Australia Selatan baru saja mengalami musim gugur dengan curah hujan mencapai 57 milimeter. Curah hujan itu di bawah ratarata, yakni kurang dari 10 milimeter pada Juli lalu. Data dari Departemen Industri Primer menunjukkan hampir seperempat kawasan di Australia diklasifikasikan dalam kekeringan yang intens. Para petani menuturkan kisah-kisah mengerikan tentang gagal panen, kekurangan air, dan langkanya pakan ternak. Beberapa orang menghabiskan dana US$ 10 ribu (sekitar Rp 145 juta) per truk untuk membeli jerami. “Ini seperti Anda dipenjara setiap hari,” ujar Ashley Gamble, petani asal Queensland. Ketua Asosiasi Industri Makanan Ternak Australia, Frank McRae, mengatakan kekeringan di New South Wales praktis mengakibatkan menipisnya pakan untuk hewan. Simon Bourke, seorang agen perdagangan, mengatakan kepada ABC, “Kami menjual ternak yang sebenarnya tidak ingin kami jual.” Peternak sapi, David Graham, berharap akan turun hujan. “Kami hanya bisa saling mendukung melalui masa-masa sulit.” Selama masa kekeringan, pemerintah memberikan paket pembayaran tunai kepada petani yang memenuhi syarat hingga US$ 12 ribu (sekitar Rp 174 juta) yang dibayar dalam dua kali angsuran. Tapi komunitas petani khawatir dana bantuan itu tidak cukup. “Semua orang mengatakan itu terlalu sedikit dan terlambat,” kata Edwina Robertson, ketua komunitas.